Professional Nursing Curriculum

Kurikulum Pendidikan Profesi Ners

Kurikulum mengintegrasikan pengalaman praktik klinik, keluarga, komunitas, manajemen, kegawatdaruratan, karya ilmiah, dan praktik elektif untuk membentuk Ners yang kompeten, aman, humanis, serta profesional.

Orientasi Kurikulum

Mengintegrasikan pengetahuan akademik ke dalam praktik profesional

Pendidikan Profesi Ners merupakan tahap penerapan kompetensi setelah pendidikan Sarjana Keperawatan. Mahasiswa belajar melalui pelayanan langsung di bawah bimbingan dosen dan clinical instructor.

Kurikulum dirancang agar mahasiswa mampu memberikan asuhan yang aman, membuat keputusan klinis, berkomunikasi, melakukan edukasi, memimpin pelayanan, menggunakan bukti ilmiah, dan mengembangkan diri secara profesional.

Berpusat pada pasien dan keluargaAsuhan memperhatikan kebutuhan, keselamatan, nilai, budaya, dan kemandirian pasien serta keluarga.
Berbasis kompetensi dan buktiTarget praktik dikembangkan melalui pengalaman nyata, refleksi, dan penggunaan sumber ilmiah.
Profesional dan berkarakterEtika, hukum, integritas, tanggung jawab, teknologi, dan nilai Islami diterapkan bersama.
01
Praktik LangsungMahasiswa belajar pada situasi pelayanan nyata dengan target kompetensi yang jelas.
02
PreceptorshipDosen dan pembimbing klinik mendampingi praktik, diskusi, dan refleksi.
03
Integrasi BuktiPenalaran klinis diperkuat melalui telaah ilmiah dan Karya Ilmiah Akhir Ners.
04
Evaluasi BertahapPengetahuan, keterampilan, komunikasi, dokumentasi, dan sikap dinilai berkelanjutan.
Prinsip Pengembangan

Landasan pembelajaran Pendidikan Profesi Ners

Kurikulum menghubungkan kebutuhan pasien, standar profesi, ilmu pengetahuan, teknologi, karakter, dan perkembangan pelayanan kesehatan.

Patient Safety

Keselamatan menjadi dasar pengkajian, komunikasi, tindakan, dokumentasi, kolaborasi, dan evaluasi.

Pendekatan Keluarga

Pasien dan keluarga dilibatkan sebagai mitra dalam pengambilan keputusan dan kesinambungan asuhan.

Evidence-Based Nursing

Keputusan praktik didukung bukti ilmiah, pengalaman klinis, data, serta kebutuhan pasien.

Teknologi dan Inovasi

Teknologi digunakan secara etis untuk pembelajaran, dokumentasi, komunikasi, dan peningkatan pelayanan.

Kolaborasi Interprofesional

Mahasiswa belajar berkomunikasi, berkoordinasi, dan bekerja sama dengan berbagai profesi kesehatan.

Kepemimpinan

Pengelolaan asuhan, prioritas, delegasi, supervisi, mutu, dan risiko dikembangkan dalam praktik.

Refleksi Profesional

Pengalaman praktik dianalisis untuk mengembangkan penalaran, kesadaran diri, dan perbaikan berkelanjutan.

Wawasan Global

Mahasiswa dipersiapkan menghadapi perkembangan ilmu, teknologi, standar, dan kebutuhan pelayanan global.

Struktur Kurikulum

Mata kuliah dan area praktik profesi

Struktur berikut menggambarkan sebelas mata kuliah dan rotasi utama yang membentuk pengalaman Pendidikan Profesi Ners.

NS2101
Fondasi Praktik

Praktik Profesi Keperawatan Dasar

Menguatkan penerapan kebutuhan dasar, komunikasi, keselamatan, pencegahan infeksi, dokumentasi, dan keterampilan fundamental.

  • Asuhan dasar yang aman
  • Komunikasi dan dokumentasi
  • Etika serta keselamatan pasien
NS2102
Keperawatan Dewasa

Praktik Profesi Keperawatan Medikal Bedah

Mengembangkan asuhan pasien dewasa dengan masalah akut maupun kronis pada berbagai sistem tubuh dan tingkat ketergantungan.

  • Penalaran klinis dan prioritas
  • Manajemen gejala dan terapi
  • Edukasi pasien serta keluarga
NS2103
Anak dan Keluarga

Praktik Profesi Keperawatan Anak

Menerapkan asuhan atraumatik dan berpusat pada keluarga kepada bayi, anak, serta remaja dalam kondisi sehat maupun sakit.

  • Tumbuh kembang dan kebutuhan anak
  • Family-centered care
  • Keselamatan dan edukasi keluarga
NS2104
Kesehatan Perempuan

Praktik Profesi Keperawatan Maternitas

Mengembangkan asuhan pada perempuan, ibu, bayi baru lahir, dan keluarga sepanjang masa reproduksi serta periode perinatal.

  • Kehamilan, persalinan, dan nifas
  • Perawatan bayi baru lahir
  • Edukasi dan dukungan keluarga
NS2105
Kesehatan Mental

Praktik Profesi Keperawatan Jiwa

Mengembangkan hubungan terapeutik, pengkajian psikososial, intervensi keperawatan jiwa, pemulihan, serta dukungan keluarga.

  • Komunikasi terapeutik
  • Manajemen respons psikososial
  • Recovery dan dukungan keluarga
NS2106
Lansia

Praktik Profesi Keperawatan Gerontik

Mengembangkan asuhan lansia yang mempertimbangkan perubahan fungsi, penyakit kronis, kemandirian, kualitas hidup, dan dukungan keluarga.

  • Pengkajian multidimensional
  • Pemeliharaan fungsi dan kemandirian
  • Continuity of care
NS2107
Kepemimpinan

Praktik Profesi Manajemen Keperawatan

Mengembangkan kemampuan mengelola asuhan, komunikasi tim, prioritas, sumber daya, supervisi, mutu, dan keselamatan pelayanan.

  • Manajemen asuhan keperawatan
  • Delegasi dan supervisi
  • Mutu serta keselamatan pasien
NS2108
Kondisi Akut dan Kritis

Praktik Profesi Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis

Mengembangkan respons cepat, pengkajian primer, stabilisasi, pemantauan, komunikasi, dan kolaborasi pada pasien gawat serta kritis.

  • Triase dan prioritas tindakan
  • Stabilisasi serta monitoring
  • Kolaborasi dalam situasi darurat
NS2109
Keluarga dan Populasi

Praktik Profesi Keperawatan Keluarga dan Komunitas

Mengembangkan pengkajian, asuhan, edukasi, pemberdayaan, promosi kesehatan, dan koordinasi pelayanan pada keluarga serta masyarakat.

  • Asuhan keluarga dan komunitas
  • Promosi serta pencegahan penyakit
  • Pemberdayaan dan kemitraan
NS2110
Integrasi Ilmiah

Karya Ilmiah Akhir Ners

Mengintegrasikan analisis masalah praktik, penelusuran bukti, penerapan intervensi, evaluasi hasil, dan komunikasi ilmiah.

  • Analisis kasus atau masalah pelayanan
  • Evidence-based nursing
  • Presentasi dan diseminasi ilmiah
NS2111
Pengembangan Minat

Praktik Profesi Keperawatan Elektif

Memberikan pengalaman terarah untuk memperdalam bidang minat, layanan tertentu, inovasi, atau kompetensi tambahan yang relevan.

  • Pendalaman bidang pilihan
  • Penguatan kompetensi khusus
  • Refleksi dan pengembangan karier
i
Catatan struktur kurikulum Urutan rotasi, distribusi beban studi, jadwal, lokasi praktik, dan ketentuan pelaksanaan mengikuti dokumen kurikulum, kalender akademik, serta keputusan Program Studi pada tahun akademik berjalan.
Metode Pembelajaran

Belajar melalui praktik, supervisi, diskusi, dan refleksi

Metode pembelajaran disesuaikan dengan capaian kompetensi, karakteristik area praktik, kebutuhan pasien, dan tingkat kemandirian mahasiswa.

Preceptorship

Bimbingan terstruktur oleh dosen dan clinical instructor untuk mencapai target kompetensi dan kemandirian praktik.

Preconference dan Postconference

Diskusi sebelum dan sesudah praktik untuk merencanakan asuhan, mengevaluasi keputusan, dan melakukan refleksi.

Bedside Teaching

Pembelajaran langsung bersama pasien dengan menjaga privasi, etika, komunikasi, dan keselamatan.

Diskusi dan Seminar Kasus

Analisis kasus membantu mahasiswa mengembangkan penalaran klinis, argumentasi, dan kolaborasi.

Evidence-Based Nursing

Mahasiswa menelusuri, menilai, dan menggunakan bukti ilmiah untuk mendukung peningkatan kualitas asuhan.

Simulasi dan OSCE

Simulasi digunakan untuk melatih prosedur, komunikasi, keselamatan, keputusan, dan kesiapan evaluasi kompetensi.

Evaluasi Pembelajaran

Penilaian dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan

Pencapaian mahasiswa dinilai melalui berbagai sumber bukti agar mencerminkan pengetahuan, keterampilan, komunikasi, sikap, tanggung jawab, dan kemampuan refleksi.

Kinerja Klinik

Menilai pengkajian, keputusan, intervensi, evaluasi, keterampilan, keselamatan, dan kemampuan memberikan asuhan.

Sikap Profesional

Menilai disiplin, integritas, etika, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, dan penghargaan terhadap pasien.

Dokumentasi dan Logbook

Merekam pengalaman praktik, target kompetensi, tindakan, refleksi, serta validasi pembimbing.

Laporan dan Seminar

Menilai analisis kasus, argumentasi, penggunaan bukti, penyusunan laporan, dan komunikasi ilmiah.

Ujian Keterampilan

Evaluasi dapat dilakukan melalui observasi prosedur, simulasi, ujian praktik, dan OSCE.

KIAN dan Refleksi

Menilai kemampuan mengintegrasikan masalah praktik, bukti ilmiah, evaluasi hasil, dan pembelajaran profesional.

Tahapan Pelaksanaan

Alur pembelajaran pada setiap rotasi profesi

Setiap area praktik dilaksanakan melalui persiapan, kontrak kompetensi, pengalaman pelayanan, supervisi, refleksi, evaluasi, dan tindak lanjut.

01
Orientasi dan kontrak pembelajaranMahasiswa memahami area praktik, aturan, keselamatan, target kompetensi, tugas, dan sistem evaluasi.
02
Pengkajian kesiapan mahasiswaPembimbing menilai pengetahuan, keterampilan awal, kebutuhan belajar, serta kesiapan mahasiswa.
03
Pelaksanaan praktik terbimbingMahasiswa memberikan asuhan di bawah supervisi sesuai kewenangan, standar, dan tingkat kompetensi.
04
Conference, diskusi, dan refleksiPengalaman dianalisis untuk memperkuat penalaran klinis, komunikasi, etika, dan pengambilan keputusan.
05
Validasi kompetensi dan dokumentasiPencapaian dicatat melalui logbook, laporan, observasi, tugas, dan validasi pembimbing.
06
Evaluasi akhir rotasiMahasiswa memperoleh umpan balik, hasil penilaian, rekomendasi perbaikan, dan rencana pengembangan berikutnya.
Dokumen Akademik

Pedoman dan sumber informasi kurikulum

Mahasiswa menggunakan dokumen resmi sebagai acuan registrasi, pelaksanaan praktik, evaluasi, dan penyelesaian pendidikan.

Peraturan Akademik

Dokumen ini menjadi salah satu rujukan umum mengenai penyelenggaraan pendidikan, kurikulum, registrasi, evaluasi, dan ketentuan akademik.

Informasi Tahun Akademik

Jadwal rotasi, pembimbing, lahan praktik, tugas, dan evaluasi mengikuti pengumuman resmi Program Studi pada tahun akademik berjalan.

Pelajari perjalanan akademik menuju profesi Ners

Kenali profil lulusan, sistem pembelajaran, dosen, akreditasi, dan informasi penerimaan Program Studi.